THE ROLE OF SOCIAL SERVICES IN IMPLEMENTING THE FULFILLMENT OF THE RIGHT TO EDUCATION FOR CHILDREN NEGLECTED DUE TO DIVORCE IN BOYOLALI REGENCY
DOI:
10.47353/bj.v7i1.723Published:
2026-08-21Downloads
Abstract
This study aims to examine the role of the Social Service Agency of Boyolali Regency in implementing basic social rehabilitation outside institutional care in fulfilling the right to education for neglected children caused by parental divorce and to identify the challenges faced in its implementation. The research method used is empirical juridical with a socio-legal approach through primary data obtained from interviews and secondary data from literature and relevant regulations. The findings show that the Social Service Agency of Boyolali Regency has implemented various services such as family-based care, social assistance, social assistance programs, temporary shelter services, and referrals to childcare institutions to support the fulfillment of children’s basic needs. The discussion also reveals that the fulfillment of children’s right to education is carried out through affirmative education pathways and inter-agency coordination to ensure children can continue accessing formal education. The main challenges identified include difficulties in determining the status of neglected children, dependence on the condition of family-based care, and complex inter-agency coordination.
Keywords:
basic social rehabilitation, divorce neglected children right to education social servicesReferences
Azizi, A. Q. (2016). Jaminan hak nafkah anak dalam hukum keluarga Islam di Indonesia (Tesis, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga).
Badan Riset dan Inovasi Nasional. (2025, November 13). Perceraian di Indonesia: sebuah fenomena sosial yang perlu diperhatikan. https://www.brin.go.id/news/125633/perceraian-di-indonesia-sebuah-fenomena-sosial-yang-perlu-diperhatikan
Dewi, I., Haslan, M. M., & Zubair, M. (2018). Dampak perceraian orang tua terhadap motivasi belajar anak. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 5(1), 65–79.
Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. (2022). Buku sebaran data Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) tahun 2022. Semarang: Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.
Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. (2023). Buku sebaran data Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) tahun 2023. Semarang: Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.
Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. (2024). Buku sebaran data Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) tahun 2024. Semarang: Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.
Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. (2025). Buku sebaran data Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) tahun 2025. Semarang: Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.
Endang Juliani. (2026, June 9). Wawancara di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Boyolali, Boyolali.
Faisal, K. (2024). Efektivitas pemberian hak-hak anak telantar berdasarkan Permensos No. 4 Tahun 2020 tentang rehabilitasi sosial bagi anak telantar: studi di Pondok Anak Yatim Salman Kota Malang (Skripsi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang).
Ibrahim, J. (2006). Teori dan metodologi penelitian hukum normatif. Bayumedia.
Indriani, D., Haslan, M. M., & Zubair, M. (2018). Dampak perceraian orang tua terhadap motivasi belajar anak. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 5(1), 65–79.
Lefaan, V. B. B., & Suryana, Y. (2020). Tinjauan psikologi hukum dalam perlindungan anak. Deepublish.
Masionu, A. R. (2024). Akibat yang ditimbulkan dari adanya perselisihan dan pertengkaran terus menerus dalam rumah tangga. Hukum Inovatif: Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora, 1(3), 193–204.
Panama, R. A., & Kurnianingsih, M. (2023). Peran Dinas Sosial terhadap keabsahan pengangkatan anak di Sragen. Jurnal Interpretasi Hukum, 4(1), 121–132.
Paramesti, W., & Yuliani, S. (2024). Implementasi Peraturan Menteri Sosial Nomor 4 Tahun 2020 tentang rehabilitasi sosial dasar bagi anak terlantar (studi pada Dinas Sosial Kota Surakarta). Jurnal Mahasiswa Wacana Publik, 4(1), 118–134.
Peraturan Menteri Sosial Nomor 4 Tahun 2020 tentang Rehabilitasi Sosial Dasar bagi Anak Terlantar
Roza, D., & Arliman, L. (2018). Peran pemerintah daerah untuk mewujudkan Kota Layak Anak di Indonesia. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 25(1), 198–215.
Soekanto, S. (2014). Pengantar penelitian hukum. UI Press.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susanto, M. E., Kuswardani, & Sukoco, B. (2014). Perlindungan hukum terhadap eksploitasi anak di Kota Surakarta (studi tentang pengemis anak) (Disertasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Suyanto, B. (2010). Masalah sosial anak. Kencana Prenada Media Group.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak
Wahyuni, S. (2024). Manajemen pelayanan dan pendampingan rehabilitasi sosial anak terlantar di Dinas Sosial Kota Pekanbaru tahun 2022. Journal of Tax and Business, 5(1), 205–210.
License
Copyright (c) 2026 Aditya Denny Permana, M. Junaidi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





